PUISI ALAM INDAH TIADA HENTI.
Ladang kuperluas, padang kukitari.
Bukit-bukit kukunjungi, lembah kujelajah.
Dasar jurang kusapa, sampai pada airterjunnya.
Kubaca puisi-puisinya . . .
Sejauh mana 'ku mengenal,
tak sejauh puisi alam menghampar.
Sejauh ini saja, telah membuat jalanku terhuyung.
Napas tersengal . , sambung-menyambung tersendat.
Betapa puisi alam indah tiada henti . . .
Kupandang sebelah utara, laut menghampar luas.
Tak banyak puisi-puisinya terbaca.
Kutoleh selatan . . , gunung Semeru tiada henti berpuisi.
Sedikit pula, kemampuan membaca . . .
Maafkan aku sobat, tak banyak bisa kuperbuat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar